7 Cara Hunting Foto Kembang Api yang Benar
7 Cara Hunting Foto Kembang Api yang Benar

7 Cara Hunting Foto Kembang Api yang Benar

Posted on

7 Cara Hunting Foto Kembang Api yang Benar – Apakah Anda pecinta hunting fotografi kembang api khususnya tahun baru? Momentum tahun baru adalah sesuatu yang tidak dapat skip begitu saja, oleh pecinta hunting fotografi mengabdikan foto kembang api dapat berubah menjadi menarik. Nah berikut ini adalah 7 cara hunting foto kembang api yang benar, cukup berguna bagi Anda yang ingin mengabdikan momentum tahun baru dengan apik.

Untuk itu, pada kesempatan ini technologsonic akan secara khusus mengulas mengenai tips foto kembang api tahun baru yang benar. Pasalnya momen tahun baru memang akan terdapat banyak momen yang menarik untuk di abadikan oleh lensa kamera. Karena terjadi malam hari, terdapat teknik khusus maka dari itu berikut ulasan lengkap tentang cara hunting foto kembang api di bawah ini!

1. Jangan menebak arah datangnya kembang api

Salah satu kesulitan dalam memotret kembang api pada malam hari adalah arah yang sulit ditebak. Maka dari itu, cara foto kembang api tahun baru cukup penting adalah jangan menebak datangnya kembang api. Arahkan lensa dan set zoom lensa Anda untuk menyapu area yang lebih luas. Akan lebih jelas jika menggunakan lensa tele atau lensa zoom yang cukup ideal. Lebih baik lagi jika sebelumnya sudah mengetahui datangnya kembang api dari arah sebelah mana.

2. Wajib menggunakan tripod 1 meter

Jika Anda menginginkan foto yang layak untuk dipajang, cara foto kembang api yang harus dilakukan adalah membawa tripod dan menggunakannya untuk menjaga kestabilan dari kamera sehingga menghasilkan foto yang tajam dan tidak blur. Jika Anda merasa merepotkan membawa tripod, Anda dapat memanfaatkan tripod dalam ukuran kecil. Selain itu dapat mengatur shutter release agar Anda dapat bebas mengawasi langit sehingga dapat memperoleh momen yang pas.

3. Gunakan resolusi kamera yang besar

Cara hunting foto kembang api yang selanjutnya adalah setingan ukuran foto yang besar. Set ukuran file menjadi large di kamera agar ketika di crop tidak pecah. Lebih ideal lagi, jika memanfaatkan fitur RAW dan jangan lupa untuk menggunakan ISO rendah 100 atau 200 agar nois terjaga.

4. Jangan gunakan autofokus untuk lensa otomatis

Matikan autofokus dan gunakan fokus manual saja agar gerakan yang cukup cepat dari kembang api dapat ketangkap oleh kamera dengan lensa otomatis. Cara paling mudah adalah dengan melakukan settingan terhadap manual fokus dan pilih set fokus lensa di infinity. Namun jika Anda menggunakan lensa manual bisa menggunakan autofokus untuk menjaga kadar pencahayaan dan sedikit membantu Anda dalam menangkap gambar.

5. Tidak usah menggunakan flash

Ketika melakukan potret kembang api, coba Anda matikan fungsi dari flash atau jangan dimunculkan. Flash Anda tidak akan berguna sama sekali karena jangkauannya terlalu pendek untuk kembang api. Dan malahan dapat merusak hasilnya nanti karena Flash menimbulkan kesan ISO yang tinggi.

6. Setting terhadap eksposur

Untuk mendapatkan hasil yang baik, coba Anda gunakan mode manual eksposur. Dalam hal ini proses pemotretan kembang api normal namun dengan Aperture bukaan pada F 1.6 dan Shutter pada 2 detik dan ISO cukup di 200 saja jangan terlalu terang. Untuk kembang api rentet cepat, coba Anda gunakan bukaan pada F 1.8 dan Shutter di 1.25 detik ISO rendah pada 100. Nah, setingan itu hanyalah saran.

7. Potret pada mode shutter banyak

Cara hunting foto kembang api yang benar terakhir adalah membidik kembang api sebanyak yang Anda mau. Semakin banyak Anda melakukan potret kembang api, maka paling tidak terdapat foto atau hasil hunting yang bagus, yang dapat dijadikan sebagai pilihan hasil bidikan.

Baca juga : 3 Tips Memotret Sunset dan Sunrise

Nah, bagaimana? apakah sudah cukup memahami beberapa cara hunting foto kembang api yang benar di atas? Tentunya lebih jelasnya Anda dapat mempraktikan secara langsung pada tahun baru hehe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *