6 Kemudahan Membeli Obat di Apotek Online
6 Kemudahan Membeli Obat di Apotek Online

6 Kemudahan Membeli Obat di Apotek Online

Posted on

6 Kemudahan Membeli Obat di Apotek Online – Apakah Anda mengetahui manfaat membeli obat melalui apotek online? Obat-obatan merupakan kebutuhan yang terpenting bagi seseorang. Hampir semua orang pernah mengalami sakit dan hampir semua orang juga pernah minum obat. Obat yang dapat di beli di warung atau di apotek.

Hal umum jika Toko Obat hanya menjual obat bebas atau tanpa resep dokter. Dan Apotek dapat menjual hampir seluruh jenis obat sesuai dengan resep dokter atau tidak. Dan terdapat juga jenis obat-obatan herbal yang dapat dibeli di toko obat herbal tanpa resep dokter.

Karena adanya kebutuhan akan obat yang terus meningkat setiap tahunnnya maka muncul layanan pembelian obat secara online atau apotek online. Apotek online sama seperti Apotek offline karena sudah memiliki izin usaha, memiliki apoteker khusus, memiliki toko secara fisik dan jelas dan dapat menebus resep dari dokter.

Hal yang membedakan adalah pada alur penjualannya saja. Apotek offline dapat menjual obat hanya melalui toko fisik, sedangkan apotek secara online memiliki jalur transaksi tambahan melalui internet.

6 Kemudahan Membeli Obat di Apotek Online

Media online yang biasanya orang gunakan adalah Apotek Online dalam bentuk website. Terdapat juga manfaat dan kemudahan dalam layanan apotek online.

1. Mempermudah pasien membeli obat

Apotek online menggunakan interface berbentu website atau aplikasi smartphone. Pasien dapat melakukan pencarian obat melalui interface tersebut dengan mudah dan aman. Pasien hanya perlu mengetik nama, kategori, kandungan atau manfaat dari obat tersebut. Obat yang sesuai dengan query yang diminta pasien akan ditampilkan secara lengkap beserta harga dan deskripsi obat tersebut. Pasien selanjutnya melakukan pemilihan obat yang sesuai dengan melakukan pembayaran.

Berbeda hal jika membeli obat di toko fisik atau offline, apoteker atau pelayan akan mengambilkan atau memberikan obat sesuai dengan keluhan yang kita derita tanpa harus pasien mencari obat terlebih dahulu.

2. Pasien dapat memahami deksripsi obat

interface aplikasi Apotek Online dapat berbentuk web ataupun aplikasi smartphone biasanya memiliki katalog obat yang dapat di akses paien satu persatu. Pasien juga dapat melihat obat beserta manfaatnya.

3. Membeli obat tanpa keluar rumah

Sama seperti pembelanjaan online lain, membeli obat online terlihat mudah. Pasien tidak perlu keluar rumah, melainkan cukup melalui web atau aplikasi lalu melakukan pembayaran. Maka obat akan diantarkan ke rumah oleh kurir yang dipilih. Apabila pasien adalah penderita yang memerlukan obat secara rutin maka pembelian online sangat membantu.

4. Konsultasi online gratis

Manfaat lainnya yang sangat terasa ketika menggunakan apotek online adalah pasien dapat konsultasi online gratis bersama dokter. Pasien dapat menanyakan manfaat dari obat, efek dari penggunaan, dosis obat serta penjelasan lainnya. Pasien dapat menanyakan pengganti yang lebih murah namun memiliki manfaat yang sama. Konsultasi secara online melalui fitur chat di aplikasi atau terhubung dengan WhatsApp.

5. Harga obat yang murah

Harga obat yang dibeli pada apotek online relatif lebih murah. Hal ini karena proses pembelian yang efisien daripada datang ke toko fisik.

6. Menebus resep dokter

Pasien dapat melakukan penebusan resep obat dari dokter melalui aplikasi apotek online. Biasanya pasien melakukan foto resep yang lalui dikirimkan ke chat konsultasi dokter tadi.

Apoteker melakukan pemeriksaan secara online melalui resep tersebut. Lalu apoteker menyarankan penggantian obat apabila ditemukan obat lain yang lebih murah, atau sesuai ketersediaan stok di toko fisik.

Nah itulah manfaat dari adanya apotek online, walaupun pada kenyataannya regulasi mengenai apotek online ini masih putih abu-abu karena harus adanya kehati-hatian terhadap pengelolaan dan distribusi obat. Tapi tenang saja karena sudah dilakukannya pengkajian melibatkan stakeholder karena menyangkut kewenangan atau tanggung jawab inter instansi dan interprofesi untuk melaraskan tujuan yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *